Cedera otot dapat terjadi pada siapa saja. Proses terjadinya pun tidak selalu disebabkan oleh “olah tubuh” ataupun pekerjaan berat. Bila hal ini terjadi pada seorang atlet atau seseorang yang dituntut untuk selalu aktif dalam kesehariannya, tentu cedera otot bukan lagi menjadi masalah yang sepele. Ada beberapa macam penanganan yang dapat membantu seseorang dalam proses penyembuhan cedera ini. Berikut adalah beberapa cara penanganan yang umum dipakai:

1. Pijat

Salah satu cara paling tradisional dalam menangani cedera otot adalah pijat. Banyak orang menganggap bahwa pijat sangat efektif untuk meredakan sakit. Pijat juga dapat mengatasi pembengkakan dan kejang otot. Tetapi perlu diingat bahwa anda perlu memilih teknik pemijatan yang sesuai dengan jenis cedera yang anda derita.

2. Chiropractic

Teknik ini kadang dikenal sebagai “manipulasi fisik”. Chiropractic dapat menyembuhkan cedera otot, terkilir, dan juga kejang otot. Teknik ini juga dipakai untuk menyembuhkan rasa sakit yang diakibatkan oleh salah posisi tulang. Teknik ini memerlukan ketepatan dan ketelitian sehingga anda harus memastikan bahwa ahli chiropractic (atau lebih dikenal sebagai chiropractor) anda adalah seorang yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.

3. Ultrasound

Ultrasound lazimnya digunakan sebagai alat pendeteksi perkembangan janin. Alat ini menggunakan gelombang suara dalam prakteknya. Selain berfungsi untuk memantau perkembangan bayi, alat ini juga berfungsi untuk meredakan sakit pada otot. Ultrasound merupakan salah satu piranti yang dianggap paling aman dan efektif untuk mengurangi rasa sakit.

4. Akupunktur

Akupunktur sering juga dikenal sebagai “tusuk jarum”. Seperti namanya, teknik ini menggunakan jarum untuk mengatasi rasa sakit. Ahli akupunktur akan menancapkan jarum-jarum ini pada titik-titik dan syaraf tertentu pada tubuh kita. Salah satu hal yang patut diperhatikan dalam metode penanganan akupunktur adalah sterilnya jarum yang dipakai.

5. Acupressure

Tidak semua orang merasa nyaman atau berani mencoba teknik akupunktur. Karena itu, muncul teknik alternatif yang disebut acupressure. Teknik ini dilakukan dengan menekan titik-titik tubuh dengan bantuan tangan atau jari. Penanganan dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain.

Selain metode penanganan yang disebutkan diatas, cedera otot juga dapat dipulihkan lewat penanganan pribadi yang dilakukan di tempat tinggal penderita. Kelebihan cara penanganan ini antara lain lebih praktis dan lebih murah. Beberapa metode yang patut dicoba antara lain Peregangan (Stretching), Penarikan Otot (Traction), Pengompresan, dan juga Stimulasi Listrik.

Penanganan-penanganan ini biasanya dilakukan sebagai pertolongan pertama ataupun perawatan setelah pengobatan. Meskipun metode-metode ini dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan ahli, perlu dicermati bahwa diperlukan pengetahuan yang memadai di setiap teknik yang dimaksud, karena apabila proses perawatan dilakukan dengan cara yang salah, cedera otot yang diderita justru akan bertambah parah.

About these ads