Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), menemukan kuburan batu yang ditengarai sebagai peninggalan peradaban zaman batu (megalitikum) di Kecamatan Jiken. Sedikitnya 11 makam batu ditemukan di wilayah Gunung Plontang tersebut. Makam itu ditemukan di pegunungan Kendeng Utara di desa Bleboh Kecamatan Jiken, tepatnya di petak 5023 Kesatuan Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Bleboh, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nanas, wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Cepu.

Petugas juga masih melakukan pencarian makam-makam yang lain, karena terindikasi di tempat tersebut dahulu sebuah kompleks sehinga masih dimungkinkan ada makam lainnya.

Di titik pertama penemuan, pada ketinggian 359 meter dari permukaan laut ada enam makam dan pada jarak 500 meter di lokasi yang sama ditemukan lima makam lagi dengan kondisi sudah tidak terawat dan tertimbun tanah.

Salah satu makam dari sebelas makam batu yang ditemukan tersebut masih terlihat utuh.

Beberapa negara sudah menemukan jejak peradaban zaman batu seperti di Prancis detemukan pada 5.800 SM, Swedia 3.300 SM, Portugal 4.500 SM, Afrika 200 SM, India 800 SM.

Sementara di Indonesia, beberapa peninggalan megalitikum baru memberikan bukti keberadaannya awal Masehi hingga abad ke-17.

Penemuan makam peradaban jaman batu tersebut, merupakan warisan budaya nenek moyang masyarakat Blora, sekaligus sebagai warisan budaya nasional.

Dan mengharapkan, setelah dilakukan pengkajian, wilayah tersebut akan ditata menjadi kawasan cagar budaya, sebab daerah ini dikenal sebagai kawasan nilai budaya dan tempat peninggalan kuno yang nantinya bisa menjadi daya tarik wisata sejarah.